Pages

Senin, 14 Maret 2011

0
AntiVirus



Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke inbox pengguna.
Setiap pemilik komputer diwajibkan untuk memasang antivirus di komputer mereka. Hal ini sangat penting untuk tetap menjaga kemampuan komputer kita berfungsi secara semestinya.
Sama seperti halnya manusia, komputer pribadi Anda juga bisa terserang penyakit.Penyakit yang sering menyerang komputer yang sangat meresahkan seperti yang telah kita ketahui adalah virus. Virus komputer pada dasarnya adalah merupakan sejenis program komputer yang bertujuan untuk merusak sistem komputer kita.
Ada berbagai macam virus perusak yang dapat menyerang komputer, namun pada dasarnya virus yang paling meresahkan adalah virus yang merusak atau menghilangkan data dalam komputer.
Sungguh suatu hal yang tentu dapat membuat kita frustasi apabila tiba-tiba data-data penting yang terkait dengan pekerjaan kita hilang begitu saja karena serangan virus. Oleh karena itu, penting untuk memiliki sebuah antivirus yang dapat melindungi komputer kita.
Setelah Anda mengetahui pentingnya sebuah antivirus dalam komputer, pertanyaan selanjutnya tentu mengarah kepada pemilihan antivirus yang terbaik yang bisa Anda dapatkan. Oleh karena itu, kami akan mencoba membantu Anda mengenai bagaimana memilih antivirus yang terbaik melalui beberapa hal berikut ini:

  • Antivirus adalah sebuah program yang tentu saja berjalan dengan dukungan perangkat keras yang ada di komputer Anda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapasitas komputer Anda untuk mendukung berjalannya antivirus tersebut. Program antivirus terbaik yang telah mendapatkan penghargaan seperti Kasperskya, AVG, Norton tentu saja merupakan pilihan yang terbaik. Namun apabila program tersebut tidak dapat dijalankan secara sempurna karena kekurangan kapasitas komputer Anda, maka hal tersebut akan menjadi sia-sia.
  • Periksa kembali apakah sistem operasi komputer Anda dapat mendukung antivirus tersebut. Bagi Anda pengguna Microsoft, tentu saja pemilihan antivirus haruslah sangat diperhatikan. Hal tersebut penting karena kebanyakan sistem operasi Microsoft saat ini kurang bisa sejalan dengan beberapa program, termasuk antivirus. Ada kalanya Microsoft tidak dapat membaca program baru yang telah di-install, sehingga program tersebut tidak dapat berjalan semestinya.
  • Anda harus memperhatikan kebutuhan personal Anda terhadap antivirus. Ekspektasi apa yang Anda harapkan dari antivirus Anda nantinya? Apakah hanya sekedar untuk menghalangi virus masuk? Atau Anda juga butuh keamanan dari serangan internet seperti proteksi firewall, malware, dan adware? Antivirus terbaik yang dipublikasikan di berbagai majalah komputer belum tentu bisa membuat Anda puas apabila variasi yang Anda butuhkan tidak tersedia.
  • Pilihlah antivirus yang selalu menyediakan update secara berkala. Virus adalah suatu program yang selalu berkembang secara cepat tanpa bisa kita sadari. Selalu saja ada berbagai macam virus baru yang tidak ketahui dapat kapan saja menyerang. Virus lama yang sebelumnya bisa diblokir bisa saja kembali menyerang dan tidak terblokir kali ini karena pengaruh perkembangannya. Oleh karena itu penting untuk selalu mempunyai antivirus yang dapat selalu di-update.
Demikianlah beberapa hal yang bisa Anda jadikan sebagai masukan penting dalam memilih sebuah antivirus. Semoga saja komputer Anda dapat selalu terlindung dari virus-virus jahat yang merusak. 

Pada umumnya, Cara Kerja antivirus adalah:
  1. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
  2.  Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

Bahaya AntiVirus
Sejak pertama ditemukan virus telah mengalami perkembangan teknologi yang cukup besar, demikian juga program antivirus yang ada. Sayangnya perkembangan antivirus biasanya hanya mengejar perkembangan virus dan bukan berusaha mendahuluinya. Antivirus yang ketinggalan (teknologinya) justru dapat mengundang bahaya bagi pemakai.
Ketika virus-virus berhasil dideteksi keberadaannya, virus-virus yang baru selalu bermunculan dengan teknologi yang lebih canggih yang membuat antivirus menjadi tak berdaya. antivirus yang lama misalnya, selalu dapat di-’tipu’ dengan teknologi stealth, dengan demikian ketika antivirus ini berusaha mendeteksi file-file yang lain, virus yang stealth tadi justru menyebarkan dirinya ke setiap file yang diperiksa.
Di berbagai majalah tentunya anda sering melihat adanya program-program antivirus ” satuan ” (spesifik) yang tujuannya untuk mendeteksi satu jenis virus. Biasanya para pembuat antivirus tidak memberitahukan cara-cara yang benar untuk menggunakan program antivirus ini, padahal antivirus spesifik memiliki risiko yang besar jika tidak digunakan secara benar.
Antivirus spesifik hanya mampu mendeteksi satu jenis virus (dan mungkin beberapa variannya) dan biasanya mampu melumpuhkan virus di memori. Jika anda menemukan suatu virus dan anda yakin nama virusnya snda bisa menggunakan antivirus semacam ini, namun jika anda tidak tahu, sebaiknya jangan coba-coba. Jika ternyata virus yang aktif adalah virus lain, yang tentunya tidak terdeteksi oleh antivirus ini, maka antivirus tersebut justru dapat menyebarkan virus yang ada ke seluruh file program yang diperiksanya.
Bahaya yang lebih menakutkan adalah jika antivirus salah mendeteksi suatu virus dan salah membersihkannya sehingga file program yang anda coba untuk perbaiki justru menjadi rusak. Kejadian ini pernah terjadi misalnya pada kasus virus DenHard, virus ini benar-benar mirip dengan die hard, namun virus ini menggunakan teknik yang berbeda untuk mengembalikan header file yang asli, beberapa antivirus yang berusaha membersihkannya justru merusakkan file program tempat virus itu berada. Selain terjadi pada kasus virus DenHard, kasus inipun pernah (dan mungkin masih akan terus) terjadi pada beberapa virus. Salah satu alasan para pembuat virus membuat virus yang mirip adalah supaya virus tersebut sulit dibersihkan, karena para pembuat antivirus tidak suka jika virusnya dapat dengan mudah dibersihkan oleh user.

 
my LIBRARY | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog